Gudo, Jombang - Sebanyak 156 siswa kelas 9 SMP Negeri 2 Gudo melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (SAJ). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari evaluasi capaian pembelajaran serta syarat kelulusan bagi para siswa sebelum menyelesaikan masa studi di tingkat Sekolah Menengah Pertama.
Kegiatan SAJ yang digelar pada tanggal 6-13 Mei 2026 ini menggunakan sistem berbasis web dengan Google form sebagai sarana ujian, hal tersebut sudah tidak asing lagi bagi para siswa karena selama kelas 7 sampai kelas 9 semester ganjil sudah menggunakan sistem ini namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan perangkat masing-masing, kali ini peserta didik melaksanakan SAJ menggunakan komputer di laboratorium komputer sekolah.

Panitia penyelenggara sebelumnya telah mempersiapkan secara matang mulai dari soal-soal yang diujikan sampai sarana prasarana pendukung jalannya SAJ, sehingga ujian dapat berjalan dengan baik dan tertib.
Selaras dengan itu Angelin Novrisilia, salah satu siswi kelas 9 yang menyatakan bahwa secara keseluruhan sistem pelaksanaan sudah berjalan dengan lancar walau terdapat sedikit gangguan namun dengan cepat mendapat solusi sehingga tidak mengganggu jalannya kegiatan. “Selama pelaksanaan sistemnya sudah berjalan dengan baik dan lancar, cuman terkadang ketika selesai mengerjakan lalu jawaban tidak terkirim jadi harus mengulang lagi namun hal tersebut hanya terjadi pada sebagian kecil komputer saja,” ujarnya.

Dalam hal pengerjaan peserta didik terbagi dalam tiga sesi di ruang laboratorium komputer 1, laboratorium komputer 2, dan laboratorium komputer 3 sesuai ketentuan dari panitia. Alur pengerjaan soal dimulai dari para siswa masuk sesuai sesi dan ruangan kemudian terlebih dahulu berdoa sebelum masuk ke dalam google form untuk mengisi data diri, dalam satu hari peserta didik akan mengerjakan 1 hingga 2 mapel dengan pengawasan ketat pada masing-masing ruangan.
Juga sejalan dengan pernyataan dari ibu Fauziah Kholida sebagai salah satu pengawas SAJ “Pelaksanaan SAJ tahun ini berjalan dengan baik dan lancar,apalagi anak-anak melaksanakan ujian di laboratorium komputer jadi tidak ada kesempatan untuk membuka google sehingga mereka lebih fokus mengerjakan soal, semoga kedepannya terus ditingkatkan lagi semangat belajarnya serta keseriusannya,” tutur beliau.
Dengan adanya sistem baru ini dapat menjadi salah satu langkah pengenalan serta pemanfaatan teknologi digital bagi siswa di lingkungan sekolah, selain itu diharapkan agar sistem ini membangun karakter peserta didik yang berintegritas dalam nilai kejujuran, juga memupuk semangat belajar peserta didik dalam menyiapkan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang ini.
“Selain itu walaupun kelas 9 capek karena banyak kegiatan lain tapi dampak positifnya siswa bisa belajar untuk mengatur serta meluangkan waktu buat belajar, bertanggung jawab, melatih kejujuran, juga menjaga sikap sopan santun selama proses pengerjaan di ruang ujian,” pungkas Angelin.
Terselesaikannya Asesmen Sumatif Akhir Jenjang ini menandakan selesainya pula bab penutup dari perjalanan 3 tahun di bangku SMP, momen ini bukanlah akhir melainkan terbukanya start baru yang merujuk pada babak baru penuh tantangan di tingkat selanjutnya. Semoga apa yang telah diusahakan selalu kembali menjadi hal baik sesuai apa yang telah diharap, nilai memang bukan sekadar angka namun juga pembuktian atas apa yang telah peserta didik terima selama ini.